jump to navigation

Yamaha Jupiter Z1 Racing Pecahkan Rekor Waktu Tercepat di Sentul Kecil #Press Release 19 Maret, 2013

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

RTEmagicC_Sigit_PD-Sudarmono-Rey_Ratukore-18032013.jpg
SENTUL – Jelang debut Jupiter Z1 racing di ajang resmi musim ini tepatnya di balap nasional Indoprix, Minggu (17/3), motor injeksi Yamaha itu langsung menggebrak. Jupiter Z1 memecahkan rekor catatan waktu tercepat sirkuit Sentul Karting di kelas 125 cc (IP1).

Di sesi kualifikasi seri pertama Indoprix yang berlangsung Sabtu (16/3) di trek Sentul Karting, Jupiter Z1 menembus 57,3 detik yang berarti mematahkan catatan sebelumnya 57,8 detik. Hasil sementara berdasarkan QTT  terbilang memuaskan. “Tidak ada kendala, malahan kita memecahkan record best time tercepat menggunakan Jupiter Z1 oleh Sudarmono. Semuanya berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang baik hari ini,” ungkap Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.

Sudarmono, pembalap tim Yamaha Tri Jaya Motor tampil menawan. Selain memecahkan rekor, ia juga berhasil bersama Jupiter Z1 Racing meraih posisi pertama di kelas 125Cc (IP1), yang berarti juga pole position. “Seharusnya 110Cc juga bisa nomer satu, karena saya salah line saja. Akan lebih sempurna kalau keduanya bisa ke-1,” ucapnya.

Sementara di kelas 110Cc (IP2) Momon, begitu ia akrab disapa, harus puas berada di posisi keempat. Sesama pembalap Yamaha lainnya, Fitriansyah Kete (Tunggal Jaya Motor), menempati pole position dengan catatan waktu 58,235 detik. Disusul Sigit PD (Yamaha Yonk Jaya).

Jupiter Z1 Racing akan memulai debutnya di seri perdana Indoprix, Minggu (17/3) di sirkuit Sentul Karting. Debut ini akan menandai era baru balap road race di tanah air setelah Yamaha bertahun-tahun mendominasi dengan Jupiter Z. Motor injeksi hasil oprekan para insinyur negeri Sakura ini punya agenda besar untuk meneruskan legenda seniornya tersebut. Tiga pembalap terpilih Yamaha yaitu Sudarmono, Sigit PD, dan Rey Ratukore, mengemban tugas untuk menjalankan misi tersebut.

Berdasarkan hasil QTT yang meyakinkan ini, tidak salah kiranya jika pihak Yamaha mengharapkan hasil yang maksimal saat race.

Hasil Kualifikasi Seri Pertama Indoprix 2013

Kelas 125 cc (IP1)
1. Sudarmono (Yamaha) – Z1 ; 57.31 detik
2. Harlan Fadillah (Yamaha)
3. Anggi permana (Yamaha)
4. Wahyu Widodo (Honda)
5. Denny Triyugo (Honda)
6. Yudistira (Kawasaki)
7. Rey Ratukore (Yamaha) – Z1 ; 58.29 detik
8. M. Nurgianto (Honda)
9. Sigit PD (Yamaha) – Z1 ; 58.62 detik

Kelas 110 cc (IP2)

1. Fitriansyah Kete (Yamaha)
2. Sigit PD (Yamaha) – Z1 ; 58.31 detik
3. Wahyu Widodo (Honda)
4. Sudarmono (Yamaha) – Z1 ; 58.36 detik
5. Yudhistira (Kawasaki)

6. Denny Triyugo (Honda)
7. Rey Ratukore (Yamaha) – Z1 ; 58.66 detik

Komentar»

1. newbie - 19 Maret, 2013

pertamax

2. Leopold S - 19 Maret, 2013

bakal tambah panasss

pemenang bagiku Ninja karbu vs injeksi
http://7leopold7.wordpress.com/2013/03/17/pemenang-dari-ninja-250-karbu-versus-injeksi/

3. haryudh4 - 19 Maret, 2013

Dan bagi yang berminat membuat Jupiter Z1 injeksinya sekencang di Indoprix… Siapkanlah dana Rp 550jt :D

4. cortex10 - 19 Maret, 2013
5. shohabat - 19 Maret, 2013

jupiter z1 kilikan jepang wajar menang.

6. Trisna Ariwibawa - 19 Maret, 2013
7. bitlow - 19 Maret, 2013
8. triatsu bosok - 19 Maret, 2013

wah artikel yamaha ni.bukti p2r g honda minded.harusnya pakde triatmoncrot belajar lagi ke p2r

Triatmonyet aka Triatmemek - 19 Maret, 2013

gak bakalan cong, blog triatmonyonk dah disponsorin yamaho sampe kiamat.

Triatmonyong - konsumen gila yamaho - 19 Maret, 2013

Hah blognya triatmontok? Dia gak bakalan bisa belajar gan. Lah ane komentar tentang rally gurun yg pake oli shell malah dihapus. Padahal ane gak menyinggung merk apapun & cuma ingin mengoreksi kesalahan dia tentang kondisi tropis vs gurun. Ane orang geografi mau ngasi tau yg benar malah dihapus, sementara dia gak punya background geografi sok tau! Sok pinter dia. Masih untung ane kasih komen. Kalo ane gak komen? Makin bodoh lah manusia karena baca dari sumber yg sesat

Setelan mbrebet - 19 Maret, 2013
Triatmonyet aka Triatmonyong - 19 Maret, 2013

aduh nih dedemit homo bawa2 link segala.. sono balik ke taman lawang, mendingan ente temenin jaos yg lagi mangkal sambil pamerin paha

9. Gentho - 19 Maret, 2013

Jupiter emang mantabssss !!!

Blade mana blade,,,,

10. orong-orong - 19 Maret, 2013

bagaimana nasib blade selanjutnya ya?

11. dewa - 19 Maret, 2013

diluar sirkuit ndak ada regulasi,ndak ada apa2nya dgn MX,cukup tambah cicilan dikit menang segalanya.

12. Nobita - 19 Maret, 2013

wakakakaka….
blade dan supra emprit racikan Honda Racing Coorporation dan Honda Gikken Asaka Jepang gak berdaya melawan Jupiter Z1 racikan YFR jepang dan Jupiz Karbu racikan swedia tahun 2004.

fansboynya ngeles jupiz1 semi prototype, padahal honda sama juga semi prototype…, bahkan supra 125 sudah hampir full prototype karena rangka-nya pun udah rangka prototype, bukan rangka aseli bawaan….

Dide - 19 Maret, 2013

pokoknya motor balap honda bukan prototype titik
buktinya MS matik honda lebih unggul

13. Roy (X-Road Wannabe - Trellis Edition) - 19 Maret, 2013

balap motor yang dibenci kutang ketika yamaha juara… dan dipuja para kutang ketika honda yang juara…
:lol:

wak turo - 19 Maret, 2013

kutange mbokmu gae balapan

14. Nobita - 19 Maret, 2013

http://www.iyaa.com/olahraga/balap/2176505_1408.html#/0

Selain sistem injeksi yang bisa diprogram, Jupiter Z1 racikan insinyur Yamaha Motor Company Japan ini juga dibekali dengan sistem oil cooler terlihat dari bak kopling kanan yang dilengkapi jalur selang keluar masuk ke pendingin oli. Masih soal menurunkan suhu mesin balap, motor warna hitam ini punya tutup kepala silinder dengan sirip pendingin.

Selanjutnya hasil kreasi Honda Racing Company (HRC) yang memboyong satu unit mesin Honda Blade 110 yang dibekali sistem injeksi custom karena throttle body diameter 24 mm dibuat khusus lewat mesin CNC. Termasuk sistem ECU dan data logger berikut engineernya pun diboyong dari Jepang.

Kita tinggal siapkan sasis, bodi dan suspensi saja, sistemnya berbeda dengan yang kita buat di Supra X 125 karena sistem injeksi HRC ini belum dilengkapi lambda sensor alias Open Loop,” kata Benny Djati Utomo selaku komandan tim ART.

Selain Kyoji Iida dari HRC yang hadir di tiap Indoprix 2012, hadir pula Takahiro Tsukada yang secara khusus mengurusi sistem elektronik injeksi di Blade 110 tunggangan Denny Triyugo. Selesai balap mesin Blade 110 versi HRC pun diturunkan untuk dibawa pulang ke Jepang oleh kru HRC.

===================================

masih mau bilang Jupiz1 jepang dan honda lokal…..???
cuihh…
dari tahun kemarin honda udah turun dengan honda racikan HRC Jepang tuh…..
sayang tahun kemarin tetap kalah lawan Jupie Karbu racikan swedia tahun 2004.

Roy (X-Road Wannabe - Trellis Edition) - 19 Maret, 2013

kasian para kutang. gak bisa terima kenyataan… bawah ane ada maho gan…
:lol:

15. sushi88blog - 19 Maret, 2013

semakin didepan!…..

Triatmonyong - konsumen gila yamaho - 19 Maret, 2013

kasian banget lu mbak, dihina sebagai homo sama temen ente sendiri aka roy sipilis edition

Triatmonyet aka Triatmonyong - 19 Maret, 2013

di depan becak, odong2, gerobak sampah

16. motoralay - 19 Maret, 2013

Gw bilang juga apa…
nih motor prototype, motor kelas para dewa…..
teknologi motojipi…….

17. bukan fb maho - 19 Maret, 2013

Hebat … ! Yamaha ngak terkalahkan di sirkuit, congrat utk Yamaha Indonesia.

Ada tuyul alay momok Nobitot senang minta ampun, katanya ini blog pro Honda, koq ada menu Yamaha dan ente bisa pesta disini, coba bandingkan ama ego dan munafik nya juragan trimomok ente.

FBY silakan lanjutkan pestanya, FBH kelaut ahja ente …

Wkwkwkwk…………….

wak turo - 19 Maret, 2013

triatmontok is seksehh

18. sushi88blog - 19 Maret, 2013

kapan yah miji bisa dibkin prototipe kaya J1….biar yg laen semakin ketinggalan….

Triatmonyet aka Triatmonyong - 19 Maret, 2013

lah itu otak ente udah prototipe.. buktinya begonya gak ketulungan, dari kemaren omongannya cuma mio jengkol melulu.

19. sushi88blog - 19 Maret, 2013

semakin didepan….

miji cukup ganti striping
sudah semakin didepan!!!!!

Triatmonyet aka Triatmonyong - 19 Maret, 2013

yoi, ganti striping nambah 100dk
fby mode: blo’on

20. bikerz - 19 Maret, 2013

Semakin cepat , semakin Boros … Buat apa !!!
Wajar kalau Product Motor Yahomo semakin enggak laku dan semakin jauh ketinggalan …

21. dewa - 19 Maret, 2013

panggung hiburan mahal ndak terbukti mendongkrak Pamor, lirik Shogun dan Smash yg pernah jaya dibalap dgn HSX 125 yg lemot

22. bikerz - 19 Maret, 2013

Fakta bahwa HoHe Juara Moto GP karena factor keberuntungan dan semua Orang didunia tahu bahwa Dani Pedrosa yang paling cepat …
Dan Faktanya MS Yahomo di Indonesia semakin turun …

23. Erit07 - 19 Maret, 2013

Mantap ni bebek…

24. triatsu bosok - 19 Maret, 2013

ane pilih njz1 gan.

25. Erit07 - 20 Maret, 2013

Absen pagi. .


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 535 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: