Skor Publikasi Bulan Januari, Yamaha Unggul Dibanding Honda 27 Januari, 2012
Posted by proud2ride in General, Honda, Yamaha.trackback
Ganti topik ahhh…. biar gak ngomong motor mulu, hihihi…!!! P2R pingin menyoroti kinerja pabrikan motor Honda vs Yamaha dari sisi komunikasi atau publikasi yang terbangun di berbagai media di bulan Januari 2012. Di mata P2R, publikasi positif yang dihasilkan Yamaha jauh melebihi Honda.
Publikasi atau mengkomunikasikan sebuah pesan ke masyarakat terbangun karena si pabrikan tersebut melakukan sebuah kegiatan atau event. Entah event skala kecil atau besar. Dari event tersebut, para pewarta (baca: jurnalis print, online, blogger, tv) mempunyai bahan untuk disajikan ke audiens/pembaca di medianya masing-masing.
Yamaha sejak akhir tahun lalu, sudah bikin kegiatan-kegiatan kecil yang mengundang para pewarta. Kala itu mereka menyampaikan soal kesiapan injeksi Yamaha, sebuah langkah untuk menyeimbangkan publikasi yang gencar dari Honda yang melakukan deklarasi kesiapan injeksi berbarengan launching Spacy dan Supra injeksi.
Kemudian lanjut bulan ini, ada dealer meeting yang mungkin disengaja sekalian membocorkan info motor baru mereka si Mio Fino dan Mio J. Berselang tak berapa lama, lanjut pengenalan resmi ke awak media di Bandung dan Bali sekaligus.
Hemmm….. sebuah serangan komunikasi yang dibangun sangat apik. Dimana-mana bicara skutik Yamaha, bicara injeksi Yamaha. Yang penting dijagain, kira-kira informasi apa yang layak diberikan ke awak media. Nah, itu tugasnya seorang public relation atau corporate communication mengarahkan agar komunikasi tidak melenceng negatif.
Sedangkan Honda, malah vakum. Tak ada maintain berita lanjutan atau event lanjutan atas deklarasi mereka seputar kesiapan injeksi. Gaung CINTA PGM-FI, CINTA INDONESIA menjadi kurang populer.
Kritik P2R buat tim promosi dan corporate communcation Honda. Setidaknya dua tim ini yang seharusnya memainkan peran untuk jagain secara komunikasi jangan sampai jomplang. Meskipun tidak ada produk baru, ada banyak ide event atau apalah yang objective-nya kapanye teknologi atau lainnya. Karena begitu pesan yang tadinya dibangun tenggelam, untuk up kembali bukan perkara mudah.
Yahhh…. kira-kira demikianlah analisa P2R. Two thumbs up buat Yamaha atas kepiawaian meracik sebuah strategi untuk memenangkan publikasi atau komunikasi ke audiens atau calon konsumen.
Bagaimana analisa bro-bro semuaaaa….???


Mantab.
Nitip
http://wahyuvixi.wordpress.com/2012/01/27/mesinpremiumdan-pertamax/
produk trbaik dgn teknologi yg lbh baik lah yg menang kelak
yoooiii media sedang bincangkan yamaha, tp yg dithailand kang.. jd seandainya yg disini gk sama dgn yg ono bs2 jd pukulan yg menusuk..PR dah buat yimm.
ojo kesusu alon2 asal klakon…masih ada 11 bln…perjalanan masih jauuuuh…3 model yamaha dh ketauan fino, mio j, new soul..1 model dr 7 new honda dh kliatan vario 125, yg lain hanya sebatas isu2 hangat…walau ane tau tp blm saatnya dibocorin…
sooo smgtlah atpm…
sampeyan cocok gantiin pak muhib corcom ahm bro, hahaha
corcom opo tho….★
tingkatkan
duo injeksi honda blas gk ada suara?
belum le…
lha kok blm? blm laku ya? spacy fi ma supra fi
hm…kalo kompetitor belum laku..masuk akal kalo mio J juga gak segera dirilis…cukup pemberitaan saja
)..sama2 buat mencounter lawan…bagi konsumen,mana yang lebih menarik??
dengan sederet kelebihan yang selalu digaungkan, kalo ternyata gak terserap..sama saja kejegloss lagi bro
mirip2 isu tralis dengan mio J..sama2 belum dijual dipasaran…bedanya yang satu sudah terlihat jelas bentuknya…yang satu masih kabur (atau gak jadi
honda nyante sj.. kalo dah nge gong.. pasti tau sendiri.. lakon menang belakangan kwkwkkwkwk
honda gak mau buru2 lo..heheheh tau ja ni,
ujung2 nya honda juga yg menang nnti
emang yamaha dari dulu tukang kibul sedikit pengmbangan tehnologi promosinya sampai mulut berbusa seolah tak ada tandingan kayak pabrik murahan seperti bajaj. yang saya perhatikan plus dari yamaha hanya model kalau mesin aku tak percaya sebab mioku udah tiga tahun bunyinya kayak gilingn padi… kekurangan dari honda model bagus dikit harga selangit sudah banyak contohnya…….kecuali spacy……
tenane?
tenane?
Sip setuju aku.
hm….mengaitkan dengan artikel di warung sebelah…saat ini Y sedang sibuk untuk membangun branding kembali…strategi yang sudah dilakukan H sejak 2008…imbasnya ya 2011 ini..mungkinkah H sedang menyiapkan “sesuatu” yang lebih besar lagi?? Strategi “pengalihan”?? Atau Y memang sudah menemukan track nya kembali??
y blm bangkit masih merem melek, stlh fino n mio j kluar ntr ada taktik dahsyat honda dijaminnn…ane dh tau sih tp senyam senyum aja..pingin liat reaksi y..apa yg dilakukan kemudian..klo bs membaca pergerakan honda baru manteeep…
walaupun mioj kluar blkgn gk akn ngefek pd tak tik ini…salut dh buat ahm..
taktik apakah itu….1bln lgi ketahuan….santai mas bro………
pangkas harga motor, kasus supra &vario terulang,wkwkwkwkwkwk
terbukti efektif…namun tidak serampangan…sayangnya Y malah “kejegloss”..dengan undian2 miliarder..
sebenernya kalo sampai Y nggak laku…rugi juga buat konsumen…iklim kompetisi jadi kurang baik
Hihihi
sepertinya seru permainan taktik dan strategi,
@Joeloe2
Ngopi2 donk di warung sebelah…. biar makin rame bro…
gk bs direplay males…
banyak publikasipun tp klo penjualan mlempem, ya sama aj……..
itu kan menurut kang P2R..
bagi saya tidak..
saat ini Honda lebih menggaungkan kampanye PGM-FI
krna lebih mengutamakan Teknologi Injeksinya
coba produk terbaru Yamaha skrang..rata2 mash KARBuRATOR semua..
Honda rata2 udah Injeksi
itulah Honda kenapa menjadi NO.1 selalu,,karena Honda jauh lebih unggul dr segalanya
segalanya? tenane?
komen nya menggebu gebu,wkwk
emang betol toh kang..
Honda memang unggul segala..
Yamaha Hanya bisa menconteek produk Honda
dasar Yamaha ga kreatip
setuju . kaya kasus New blade ya ?? cerdas comment anda
saya himbau kepada bikers
agar tdk percaya kpda berita yg di buat Yamaha
krna Yamaha itu peniu ulung
saya slah satu yg dikewakan
curhat bos? kasian amat wkwk
Sama-sama bikin sesek jalan…
dimana-mana sekarang pada omongin Yamaha…
klo dah pada ga ribott,baru dhe Honda muncul..ehhehehe..
muncul belakangan gpp…yang penting ter yang memimpin tetep Honda…
Honda selalu unggul dari yang lain dan yang pasti ga ada yang bisa nandingin Honda..
yoi,,setuja
Yamaha motor boros & tidak berkualitas.
belum ada 1 taon radiator Jupiter MX ku udah bocor..
kecewa dgn yamaha
dalam hal ini peran blogger sangat penting, iya gak bro?
http://blogpakyo.wordpress.com/2012/01/26/mio-j-hadir-dengan-teknologi-ymjet-fi-tapi-power-justru-turun/
yamaha semakin didepan Honda sampai duluan..
Hidup Honda
jelas,,,,ane aja ikutan mosting yamaha,,baik +/ -
http://pertamax7.wordpress.com/2012/01/26/yamaha-mio-fino/
Klo strategi Honda kan slow but sure, alon-alon tapi pasti unggul
apapun publikasinya yamaha,yang kita tahu yamaha terkenal borosnya,jauh beda dgn honda, hidup ala honda ga buat kantong kempis buat mikirin bahan bakarnya so pasti honda la yg irit
saya setuju 1:73 ***********jebakan betmen***************************************************************************************************************************************************************************************************************************************
jelas Honda dong yang lebih unggul..
Namanya juga Honda..
motor yg tiada duanya
http://speedfreak79.wordpress.com/2012/01/04/hati-hati-ada-dealer-honda/
Dan seperti yang sudah2 FAKTANYA selama 40 tahun lebih ….Hasilnya tetap sama Yamaho yang terkenal gede bacotnya/bohongnya di media tetap harus nunduk nyembah di kaki sang Raja Honda ..wkwkwk…speak the truth only the truth nothing but a truth ….
PERS RELEASE DALAM
KONFERENSI PERS BBB (Buruh
Bekasi Bergerak) 23 JANUARI 2012
PERS RELEASE
KRONOLOGIS
Upah Minimum Kabupaten Bekasi tahun
2012 yang sudah di SK-kan oleh Gubernur
di Gugat oleh DPD APINDO Kab. Bekasi
di PTUN Bandung. Padahal SK Gubernur
tersebut adalah hasil rekomendasi dari
Dewan Pengupahan Kab. Bekasi, yang
dalam proses dan mekanismenya unsur
organisasi pengusaha (DPD Apindo) juga
terlibat aktif didalamnya (ikut berunding)
sejak maret 2011. Apapun alasannya
(karena DPD Apindo Kab Bekasi Walkout
di saat akhir perundingan), angka UMK
Bekasi itu adalah hasil kesepakatan Dewan
Pengupahan Kabupaten melalui mekanisme
Voting. Soal tidak puas, maka buruh pun
tidak puas terhadap angka tersebut.
Karena angka buruh di kisaran 2.247.000,
sementara yang disepakati hanya sekitar
1.491.866. Walau jauh dari harapan, namun
buruh terpaksa menerima angka tersebut
karena menghormati mekanisme yang ada
dan kesepakatan yang disepakati bersama.
Rekomendasi UMK Kab. Bekasi pun lolos
tanpa cacat sekaligus ditandatangani dan
disahkan dalam rapat pleno Dewan
Pengupahan Provinsi Jabar (yang
didalamnya terdiri dari unsur SP/SB,
Pemerintah termasuk DPP Apindo Prov.
Jabar). Semua perwakilan Apindo di DPP
Apindo Jabar semua tandatangan, tak ada
satupun yang tidak menandatangani
Rekomendasi UMK Kab Bekasi tersebut,
yang akhirnya di SK-kan oleh Gubernur.
GUGATAN DPD APINDO BEKASI
TIDAK MEWAKILI SELURUH
PERUSAHAAN DI BEKASI:
Fakta menyatakan: sampai dengan tahun
2011 di Kabupaten Bekasi ada sekitar 5000
perusahaan; yang menjadi anggota DPD
APINDO hanya sekitar 300 perusahaan
(sekitar 5% dari total perusahaan di Kab
Bekasi); Sedangkan anggota Apindo yang
mengkuasakan untuk menggugat SK
Gubernur hanya sekitar 125 perusahaan
(hanya sekitar 2% dari total perusahaan di
Kab Bekasi). Dan hanya ada 16 perusahaan
yang melaporkan penangguhan
pelaksanaan UMK tahun 2012 (0,3% dari
total perusahaan di Kab. Bekasi). Jadi
pertanyaannya gugatan terhadap SK Gub
Jabar ke PTUN yang dilayangkan DPD
Apindo Kab. Bekasi mewakili kepentingan
siapa…??
Melihat fakta diatas ternyata dari 5000
perusahaan yang ada di Kab. Bekasi, hanya
2% perusahaan di Kab Bekasi yang
mengkuasakan ke DPD Apindo untuk
menggugat SK Gubernur Jabar. Dan
hanya 0,3% perusahaan yang menempuh
mekanisme penangguhan pelaksanaan
UMK, itupun menurut Kadisnaker Bekasi
belum diterima dan belum tercatat resmi
pada Disnaker.
Akhirnya muncul kesan bahwa DPD
Apindo Kab. Bekasi bermanuver sendiri
terlepas dari perangkat diatasnya. Juga
terkesan ada oknum-oknum pengurus DPD
Apindo Kab. Bekasi yang punya agenda
tersembunyi, mengapa…?
Pertama; kalaupun ada perusahaan yang
belum sanggup melaksanakan UMK maka
dapat menempuh mekanisme penangguhan
yang telah diatur dalam KepMen.
Kedua; ternyata 97,7 % perusahaan
sanggup untuk melaksanakan UMK Kab
Bekasi tahun 2012. Tetapi DPD Apindo
Kab. Bekasi kampanye dan menghasut
seluruh perusahaan di Kab Bekasi untuk
tidak mengikuti SK Gubernur dan tidak
membuka ruang perundingan upah dengan
SP/SB karena SK Gubernur tersebut
mereka gugat ke PTUN Jabar.
Ternyata mata rantainya adalah apa yang
dilakukan DPD Apindo Kab. Bekasi adalah
â€pilot project” pemiskinan buruh yang
sistemik. Karena bila berhasil maka akan
diikuti oleh seluruh jajaran Apindo se-
Indonesia..!!!
APINDO KABUPATEN BEKASI
SEPAKAT MENCABUT GUGATAN
DI PTUN BANDUNG
Pada tanggal 15 Januari 2012 bertempat di
Hotel Grand Sahid Jakarta, mulai pukul
11.00 sampai dengan pukul 17.10 telah
berlangsung musyawarah bersama antara
DPK Apindo Kab. Bekasi dengan Serikat
Pekerja (SPSI, FSPMI, GSPMII, SPN,
FSBDSI) dan menghasilkan kesepakatan -
kesepakatan diantaranya: DPK Apindo
Kab. Bekasi mencabut gugatannya nomor
128/G/ 2011/PTUN -BDG tertanggal 20
Desember 2011 di PTUN Bandung pada
hari kamis tanggal 19 Januari 2012 dan SP/
SB sepakat untuk membatalkan rencana
aksi demonstrasi tanggal 16 s/d 19 Januari
2012 dengan mencabut surat pemberitahuan
aksi unjuk rasa ke Polresta Bekasi. Adapun
pihak yang hadir di Hotel Grand Sahid
adalah Obon Tabroni (KC FSPMI Bekasi/
Koordinator Buruh Bekasi Bergerak);
Baris Silitonga (FSPMI- Korlap Aksi
BBB); R.Abdulah (SPSI); Sutrisno (SPSI);
Joko.S (SPN); M. Irayadi (GSPMII);
Purwadi (FSBDSI); sedangkan dari
Apindo Kab Bekasi diwakili oleh Woeryono,
Soetomo, dan Darwoto, dan beberapa orang
pengurus Apindo Bekasi lainnya.
APINDO BEKASI MELAKUKAN
PENGINGKARAN KESEPAKATAN
Pada tanggal 19 Januari 2012, sesuai
kesepakatan seharusnya Apindo Kab
Bekasi mencabut Gugatan di PTUN
Bandung. Namun pada sidang hari itu,
Kuasa Penggugat (Apindo Kab Bekasi)
tidak menunjukkan itikad baik. Apindo Kab
Bekasi mengingkari kesepakatan yang ada,
APINDO Bekasi tidak mencabut Gugatan
di Persidangan.
Akibat pengingkaran kesepakatan tersebut,
maka buruh yang tergabung dalam Buruh
Bekasi Bergerak bereaksi dengan
melakukan aksi keluar dari pabriknya,
melakukan mogok massal di seluruh
kawasan Industri di kab Bekasi.
Pada jam 14.00 hari itu juga, Apindo Kab
Bekasi (Bapak Sutomo dan Bapak
Woeryono), menghubungi Koordinator
Buruh Bekasi bergerak, mengajak
berunding kembali di RM Grand bakmie
kelinci. Danb pada hari itu kembali Apindo
Kab Bekasi menandatangani kesepakatan
untuk MENCABUT GUGATAN DI
PTUN BANDUNG.
SOFYAN WANANDI (APINDO
PUSAT) MENG-INTERVENSI
APINDO KAB BEKASI dan
TERKESAN MEMPROVOKASI
BURUH BEKASI
Sudah nyata dan jelas, dua kali Sofyan
Wanandi mengeluarkan statement di
beberapa media yang terkesan meng-
intervensi Apindo Bekasi dan terindikasi
Memprovokasi Buruh Bekasi. Suasana
kondusif di Kab Bekasi atas adanya
kesepakatan tanggal 15 januari 2012,
menjadi tidak kondusif atas pemberitaan di
Harian Kompas 18 Januari 2012 yang
mengutip statement Sofyan Wanandi
bahwa APINDO tidak mencabut Gugatan,
namun hanya menunda.
Statement kedua kembali dikeluarkan
Sofyan Wanandi seperti dikutip harian
Kompas 21 Januari 2012 yang mengatakan
bahwa pada tanggal 19 Januari 2012 sudah
ada Putusan Sela dari PTUN Bandung
untuk menunda pemberlakuan SK
Gubernur. Padahal kenyataan yang ada
pada persidangan tanggal 19 januari 2012
tersebut, tidak pernah dibacakan Putusan
Sela/ penetapan penundaan apapun. Sofyan
Wanandi telah melakukan Pembohongan
Publik.
PERNYATAAN SIKAP BURUH
BEKASI BERGERAK
Sabotase terhadap Upah Minimum di Kab
Bekasi adalah wujud dari politik upah
murah yang berwatak neolib kapitalis yang
menindas buruh.
Terhadap perkembangan di atas maka
BBB menyatakan hal-hal sebagai berikut:
1. Mendesak agar Apindo (Sdr. Sofyan
Wanandi) segera menghentikan
memberikan pernyataan- pernyataan yang
menyesatkan dan memprovokasi munculnya
keresahaan di masyarakat khususnya
buruh.
2. Mendesak agar PTUN Bandung segera
memberikan klarifikasi dan
pertanggungjawaban terhadap
keberadaan Putusan Sela sebagaimana
diklaim oleh Apindo tersebut, dan
menjelaskan kepada publik seterang-
terangnya.
3. Meminta Komisi Yudisial dan Mahkamah
Agung untuk segera memeriksa Majelis
Hakim PTUN Bandung dan memverifikasi
proses persidangan dan putusan sela yang
telah diterbitkan.
4. Mendesak Apindo untuk segera mencabut
gugatan di PTUN Bandung, sesuai dengan
kesepakatan yang telah dicapai antara
buruh dengan Apindo Bekasi, serta
memenuhi semua hasil kesepakatan
bersama tersebut.
5. Menyerukan kepada seluruh Serikat
Pekerja dan Serikat Buruh beserta Aliansi
dan elemen pendukungnya di seluruh
Indonesia untuk melawan upah murah.
Bekasi, 23 Januari 2012
nitip tulisan mas
http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/01/27/pernahkah-kamu-dinasehatin-anak/
kwkwkwk.. pengecut pake nick orang laen.. nyampah.. pasti sales y.. lg kobongan kwkwkkw.. ngakak guling2
bagian dari strategi masing2 atpm,masih belum tau siapa yg bakal memakan dan siapa yg bakal kemakan,sambil berprediksi,kita liat ja hasilnya,lebih asyik dari nonton bola..
josssssssssssssss
masalah publikasi gak terlalu penting
yg penting itu kualitas motornya ,
percuma ngomong2 ke publik tp kalo kenyataannya nol .
hahay
mending Honda deh , ga banyak omong tapi jelas produknya
klo ane sih kaga makan merk, yg penting demen ma tu motor dan pas ada duitnya, percuma koar2 belain pabrikan orang … (sales pengecualian)
Belum tentu Honda kalah bang!!! jangan hanya melihat dari publikasi doank. Tapi lihat donk hasil penjualannya!!! Honda tetap unggul dibandingkan para pesaingnya lho!!!
sosialisasi jor joran tpi nggak masuk otak konsumen jg nggak ada gunanya, lbh baik sosialisasi tepat guna dan ngena di mindset konsumen, pernah nggak lihat honda sosialisasi pgmfi mereka disklh2? nggak pnh dpublikasikan kn? ealah walah ini yg mio j blm sss, ato fino pake fitur jetjetan aja bacotnya bokan main heran deh
…..
Publikasi secara sporadis, yang hanya mementingkan kuantitas, tanpa melihat kualitas (hasil akhir) hanya akan menjadikan sebuah kepurukan yang nyata. Tidak-kah diingat bahwa sebelum-sebelumnya juga seperti itu? Tapi hasilnya? Semua tau…
DI Jawa Timur, bahkan ada program untung “mengkampungkan” sebuah kawasan (perumahan atau desa) menjadi KAMPUNG YAMAHA. Bisa dilihat pada liputan JTV*. Tapi apa lacur? Jawa Timur semakin kuat dengan merk kompetitor. Trus inikah yang diharapkan dari sebuah pemberitaan yang massive?
Karena, kenyataan terlihat jauh dari harapan…..
*)Bisa dilihat menggunakan parabola untuk daerah lain
menang publikasi, menang penjualan gak ya